Wakil Bupati Banyumas didampingi Kepala Desa Dermaji saat melihat benda-benda koleksi Museum Naladipa setelah diresmikan

Wakil Bupati Banyumas didampingi Kepala Desa Dermaji saat melihat benda-benda koleksi Museum Naladipa setelah diresmikan

Wakil Bupati Banyumas, Budhi Setiawan, Senin (17/6/2013) meresmikan museum Desa Dermaji. Museum yang berlokasi di Lantai 2 Kantor Desa Dermaji itu diberi nama Museum Naladipa. Naladipa adalah nama Kepala Desa Dermaji pertama. Museum Naladipa menyimpan beragam koleksi artefak kuno Desa Dermaji yang menceritakan kehidupan warga dari masa ke masa.

Wakil Bupati Banyumas, Budhi Setiawan, mengatakan pendirian museum merupakan langkah cerdas desa untuk mengelola beragam benda, artefak, dan pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi pendirian museum desa di Dermaji ini. Museum bisa menjadi media belajar bagi generasi muda tentang perkembangan desanya,” ujar Budhi.

Acara peresmian Museum Naladipa menjadi sangat meriah, karena pada hari itu juga ditampilkan beragam kesenian yang ada di Desa Dermaji seperti, Kuda Kepang, Gubrag Lesung dan Kenthongan. Selain itu di tempat yang sama diselenggarakan juga lomba mewaranai bagi anak PAUD sampai SD, Festival Dolanan Anak, serta Festival Tumpeng.

Ratusan masyarakat Desa Dermaji hadir pada acara tersebut. Masyarakat pun cukup antusias mengikuti acara demi acara. Selain masyarakat Desa Dermaji, hadir pula Kabid Kebudayaan Dinpora Budpar (Amrin Maruf), Camat Lumbir (Ahmad Suryanto), Guru Besar Linguistik Unpad (Cece Sobarna), LPPM Unsoed (Rawuh), Budayawan (Hadiwijaya dan Titut), Blogger Banyumas, Aktivis Gerakan Desa Membangun dan para Relawan TIK.