Selamat Datang di Laman Informasi Museum “Naladipa” Desa Dermaji

 

Museum ini digagas Pemerintah Desa Dermaji pada tahun 2013, dengan tujuan untuk menjadi sarana dokumentasi sejarah dan ruang belajar publik agar tidak melupakan kearifan masyarakat desa dengan berbagai pengetahuan sosial yang terlihat dari benda-benda koleksi museum. Museum Naladipa terbuka untuk umum.

 

Facebook page : @MuseumDesa
Twitter : @MuseumNaladipa

Tahun Berdiri

Benda Koleksi

Pengunjung

Benda Koleksi Museum Naladipa
Ani-ani

Ani-ani

Bercocok tanam sudah menjadi keahlian masyarakat Desa Dermaji dari dulu hingga sekarang. Sejak  terbentuknya sebuah desa, pertanian menjadi penopang utama pergerakan ekonomi masyarakat. Berbagai alat pertanian yang masih di kenal hingga saat  ini diantaranya adalah...

Thing Thong Thing Breng

Sebelum adanya alat musik seperti sekarang ini, masyarakat Desa Dermaji sudah kulina menggunakan alat musik berbahan dasar lokal. Bambu adalah salah satu jenis pohon multifungsi yang diantaranya bisa digunakan sebagai alat musik. Thing Thong Thing Breng adalah nama...

Kepis

Ngonceng, ngobor, ngalun, marak, njenu   adalah berbagai kalimat yang ditujukan untuk para pencari ikan dengan alat tradisional di sungai lepas. Ekosistem yang tetap terjaga menjadikan sungai-sungai pada jaman dahulu di huni oleh berbagai macam jenis ikan. Ngonceng,...

Pedupan

Tradisi dan budaya menjadi sebuah khazanah dan menjadikan warna sosial masyarakat  dalam keberagaman. Keberagaman menjadi modal kuat untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat. Dermaji adalah sebuah desa dengan ciri khas budaya yang senantiasa terjaga. Termasuk tradisi...

Kacamata Kuna

Sebelum era kemerdekaan, tokoh-tokoh di Desa Dermaji ternyata sudah mengenal peradaban luar. Hal ini bisa diketahui dari aksesoris berupa alat bantu panca indera berupa kacamata. Konon kacamata tersebut adalah warisan dari generasi terdahulu dimasa penjajahan. Karena...

Peresmian Museum Naladipa, 2013

Museum Naladipa Dermaji diresmikan pada bulan Juni 2013, dalam rangkaian acara Festival Pusaka Desa. Peresmian ini secara simbolik dilakukan oleh Wakil Bupati Banyumas, dr. Budhi Setiawan, didampingi Kepala Desa Dermaji, Camat Lumbir dan para tokoh masyarakat desa.

Anak-anak Dermaji Belajar di Museum

Selain sebagai media penyimpanan benda-benda tradisional dan dokumentasi desa, Museum Naladipa juga berfungsi sebagai tempat pembelajaran luar kelas bagi para siswa, terutama di Sekolah-sekolah Dasar di Desa Dermaji.

Para pelajar yang merupakan generasi masa depan dikenalkan dengan cerita penggunaan peralatan tradisional dan perubahan sosial yang menyertainya. Kedepan, tidak menutup kemungkinan, kunjungan “study tour” dari sekolah-sekolah lain di luar Desa Dermaji.

Pengunjung dari Jayapura, Papua

Awal 2016 lalu, Museum Naladipa Dermaji juga kedatangan tamu, pengunjung dari Jayapura Papua. Jauh-jauh dari Papua berkunjung ke Dermaji dalam rangka audiensi terkait pemanfaatan teknologi informasi serta pelestarian budaya.
Facebook @MuseumDesa