IMG_20151215_213752Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Dermaji mengadakan sosialisasi terkait bantuan keuangan khusus bidang infrastruktur Tahun Anggaran Tahun 2015. Sosialisasi yang dibuka oleh Bayu Setyo Nugroho, Kepala Desa Dermaji digelar di Pendopo Darmokusumo Selasa (15/12/2015) pukul 20.00 . Hadir dalam sosialisasi tersebut TPK Desa Dermaji, Ketua RT Ketua RW dan Tokoh masyarakat di wilayah RW 02 dan RW 03.

Sosialisai bantuan keuangan khusus ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pedoman dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan didesa. Sosialisasi ini sekaligus sebagai acuan pelaksanaan bagi pelaku program bantuan keuangan khusus infrastruktur sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan lokal.

Dana bantuan khusus ini berasal dari Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa yang bersumber  dari Anggaran Pendapan Belanja  Daerah Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2015. Untuk Bantuan Keuangan Khusus Tahun 2015 ini Desa Dermaji mendapat alokasi untuk 3 (tiga) titik yaitu :

  1. Pembangunan Tembok Penahan Jalan menuju Makam Baru Cijoho RT. 01 RW 02 sebesar Rp. 101.745.000,- .Volume Panjang 13,95 Meter dengan ketinggian 5 meter.
  1. Peningkatan Jalan Karangsengon – Karangduren sebesar Rp. 96.900.000,- Volume Panjang 290 meter, Lebar 2,5 meter dengan ketebalan 12 centimeter.
  1. Pembangunan gedung Posyandu Larasati sebesar Rp. 25.000.000,- Untuk pengadaan Plafond, Keramik, Paving block dan plester.

 

Dalam pengarahannya, Kepala Desa Dermaji juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama  mewujudkan kemandirian desa. “Lakukan penguatan dan peningkatan kapasitas sumberdaya aparaturnya, masyarakatnya, perkuat lembaga desa dan juga lembaga kemasyarakatannya, jika ini bisa dilakukan bersama-sama tentu tidak akan lama lagi kemandirian desa, kemajuan desa, kesejahteraan desa akan segera terwujud”, lanjut Bayu Setyo Nugroho.

Bayu juga mengingatkan Tim Pengelola Kegiatan agar mengedepankan akuntabilitas dalam penggunaan bantuan keuangan khusus bidang infrastruktur ini. “Kita harus tetap hati-hati terkait akuntabilitas, baik mulai perencanaan, pelaksanaan, pengawasan juga pelaporannya”, tegas Bayu.

 

Sesuai dengan hasil musyawarah bahwa semua kegiatan akan dilakukan di pertengahan bulan Desember ini dan dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat.

0 Shares