Suasana diskusi antara Pemkab Dharmasraya dengan Pemdes Dermaji

DERMAJI.DESA.ID – Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat, Senin (6/3/2017) melakukan kunjungan ke Desa Dermaji. Para pejabat tersebut yaitu Irsyad (Asisten Pemerintahan), Muhammad Taufik (Kepala Dinas Kominfo), Abdi Amri (Kepala DPMD), Sasrawati (Kabid Pemerintahan Nagari), Rizki Rulien Putra (Kasubag Kerjasama, Koordinasi PMD, PPKB, Transmigrasi dan Dukcapil), Azizul Hakim (Kasi Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Perangkat Nagari), Adel Wiratama (Kasi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik), Pandong Spenra (Tenaga Teknis), dan Arjuna (Tenaga Teknis).

Irsyad, Asisten Pemerintahan Pemkab Dharmasraya mengatakan bahwa maksud kunjungannya bersama tim ke Desa Dermaji adalah untuk mengetahui secara langsung proses pengembangan dan penerapan sistem informasi desa di Desa Dermaji. Kemudian hasil dari kunjungan akan dijadikan bahan masukan bagi kebijakan penerapan sistem informasi di nagari-nagari yang ada di Dharmasraya.

“Kunjungan kami ke Desa Dermaji adalah untuk melihat bagaimana penerapan sistem informasi yang ada di Desa Dermaji dan selanjutnya dari pengalaman Dermaji, akan coba kami terapkan di seluruh nagari di Dharmasraya,” jelas Irsyad.

Sebelum dilakukan diskusi mendalam, terlebih dahulu diawali sambutan selamat dari Camat Lumbir, Budi Nugroho yang hadir dengan beberapa orang staf kecamatan. 

Kemudian Sekretaris Desa Dermaji, Harry Haryono Caryono memaparkan berbagai pengalaman Desa Dermaji dalam menerapkan sistem informasi desa. Menurut Harry, penerapan sistem informasi desa dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sangat membantu kerja-kerja Pemerintah Desa. Pelayanan bisa dilakukan dengan lebih cepat dan data-data desa, seperti data kependudukan juga bisa kita cari secara cepat juga. Hal ini sangat berbeda manakala kita masih menggunakan kertas untuk menyimpan data.

Selain itu dengan diterapkannya sistem informasi desa, misalnya penggunaan website desa, akan mempercepat proses penyebaran informasi. Partisipasi masyarakatpun semakin meningkat. Singkatnya, jelas Harry, website desa sangat bermanfaat bagi Pemerintah Desa dan masyarakat.

Pada sesi diskusi, berbagai pertanyaan diajukan oleh Pemkab Dharmasraya. Pertanyaan berkisar antara tahapan-tahapan Desa Dermaji dalam menerapkan sistem informasi desa serta bagaimana proses penyiapan sumberdaya manusianya. 

Pada sesi tersebut, Bayu Setyo Nugroho (mantan Kepala Desa Dermaji) menyampaikan bahwa memang ada proses yang harus dilalui agar sistem informasi di desa yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi bisa diterapkan. Pertama adalah membangun kesadaran di tingkat Pemerintah Desa bahwa pengelolaan informasi itu penting dan informasi perlu di dasarkan pada data yang akurat. 

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan sumberdaya manusianya yang akan mengelola informasi. Untuk hal ini Bayu mengatakan di Dermaji sejak 2012 sering dilakukan pelatihan-pelatihan bagi perangkat desa. Pelatihan bisa dilakukan secara mandiri oleh desa atau kolaborasi dengan pihak lain seperti pegiat desa, LSM, dan Perguruan Tinggi.

Bayu melanjutkan, kedua hal tersebut adalah pintu awal bagi upaya penerapan sistem informasi desa berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Harus dibangun kesadaran bahwa sistem informasi desa adalah kebutuhan desa, bukan sebagai kewajiban karena itu “perintah kabupaten”.

Diskusi yang berlangsung kurang lebih selama dua jam tersebut berlangsung cukup dinamis. Setelah diskusi, acara dilanjutkan dengan mengunjungi museum desa.