Peserta Pelatihan RHL

Peningkatan jumlah penduduk pada hulu DAS, sempitnya lapangan pekerjaan diluar sektor pertanian serta terbatasnya lahan pertanian menyebabkan petani berusaha mencari lahan garapan baru pada lahan-lahan kering dengan kemiringan yang relatif tinggi.  Adanya kegiatan usaha tani pada daerah berlereng tersebut akan memberikan kontribusi  terhadap peningkatan beban dan stabilitas  DAS dan pada akhirnya menimbulkan kerusakan DAS yang nyata.

Untuk menjaga kelestarian lingkungan, beberapa upaya yang dapat dilakukan disektor pertanian antara lain dengan melakukan pembinaan intensif terhadap petani di daerah hulu. Salah satu kegiatan nyata dari upaya dimaksud adalah Rehabilitasi Hutan dan Lahan pada Kawasan Lindung baik secara vegetatif maupun sipil teknis.

Dalam kesempatan kali  Kelompok Tani Citunggul  mendapat alokasi dana APBN untuk Rehabilitasi Hutan dan Lahan pada Kawasan Lindung dengan harapan mampu memperbaiki tingkat penutupan vegetasi dengan tanaman produktif dan menerapkan prinsip-prinsip konservasi tanah dan air pada kegiatan usaha tani.

 

Pengurus Poktan Citunggul bersama Pegawai Dinpertanbunhut

Agar anggota Kelompok mengerti tata kelola Bantuan tersebut, Dinpertanbunhut mengundang Kelompok Tani Citunggul untuk mengikuti  Pelatihan Rehabilitasi Hutan dan Lahan pada Kawasan Lindung di Hotel Erlangga 2 Purwokerto selama 3 hari.   Berangkat hari Selasa 20 Agustus 2013 dan Rencana pulang hari Rabu. Dengan diikuti oleh 20 peserta/anggota kelompok tani yang semuanya dengan semangat mengikuti materi yang diberikan oleh pemateri.

Yusuf Khanafi,Sp, selaku Kasi RHL Dinpertanbunhut  dan selaku  pejabat pembuat komitmen dalam pembukaannya mengatakan bahwa, para peserta diharapkan bisa mengikuti seluruh rangkaian acara yang nantinya bisa menjalankan semua arahan yang telah diberikan oleh pemateri agar apa yang telah direncanakan bisa memberikan hasil maksimal.

Eko Sapoetro selaku Ketua kelompok Tani Citunggul mengharapkan dengan pelatihan ini nantinya  semua anggota kelompok tani bisa langsung bekerja sesuai jadwal dan bisa menjalankan apa yang telah dipelajari selama pelatihan.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Ir. Widarso,MM, dalam materi  tentang Kebijakan Penyelenggaraan Urusan Kehutanan di Kabupaten Banyumas menekankan bahwa “Peranan  Sumberdaya Hutan bagi Kehidupan Manusia mempunyai arti yang sangat penting karena hutan mempunyai nilai strategis baik secara ekonomi, ekologi dan sosial.