image

Untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia, Perpusarda Kabupaten Banyumas bekerja sama dengan CCFI mengadakan pelatihan Pengembangan Perpustakaan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Kegiatan digelar pada hari Senin-Kamis (18-21/04/2016) dengan peserta pegawai Perpusarda dan 5 (lima ) Desa di Kabupaten Banyumas. Desa tersebut adalah, Dermaji-Lumbir, Pesawahan-Rawalo, Rempoah-Baturraden, Adisara-Jatilawang dan Karanganyar-Patikraja. Adapun sesi dalam pelatihan ini adalah : Strategi Pengembangan Perpustaakan Berbasis TIK, Strategi Komputer Internet, Pelibatan Masyarakat, Merumuskan Tujuan Advokasi, Identifikasi Sasaran Advokasi, Membuat Pesan Advokasi, Promosi, Lobi dan Menyusun Rencana Kerja.

 Tujuan pelatihan

  • Meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi
  • Meningkatkan pengetahuan peserta tentang strategi-strategi pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi,yaitu :
    • Strategi Pelibatan Masyarakat
    • Strategi peningkatan akses masyarakat terhadap layanan komputer dan internet
    • Strategi advokasi
  • Meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya dokumentasi kegiatan perpustakaan

Dalam Pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami Tujuan, Komponen, dan Alur  dari Program Perpuseru. Selain itu, peserta juga mampu memahami peran dan tanggung jawab sebagai fasilitator, memahami pola kemitraan dalam pengembangan perpustakaan.

Semakin berkembangnya pola pikir masyarakat, Perpustakaan harus mampu berperan menyediakan akses informasi kepada masyarakat, sehingga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan informasi untuk aspek-aspek seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, komunikasi, hobi, dan informasi-informasi terkait governance/pemerintahan.

Perpustakaan juga mampu menjadi tempat yang strategis, aman, dan nyaman untuk masyarakat dapat saling terhubung, berkegiatan, serta belajar.  Selain itu, Perpustakaan tidak mempunyai batasan aspek pada bidang tertentu, sehingga masyarakat dapat dengan leluasa melakukan kegiatan-kegiatan yang menjadi kebutuhan mereka.

Salah satu kegiatan penting dalam perpustakaan adalah pelibatan masyarakat, dimanai perpustakaan bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat melalui penyediaan informasi yang luas (buku, internet, pelatihan) dengan melibatkan peran serta masyarakat secara aktif.

Kepala Perpusarda Kabupaten Banyumas, Mas Wigrantoro Noer Sigit, dalam sambutannya mengatakan bahwa prioritas masalah yang disepakati akan menjadi acuan untuk merumuskan jenis kegiatan dan sasaran kegiatan yang lebih spesifik, yang selanjutnya akan dikembangkan menjadi rencana kegiatan di Perpusarda Kabupaten Banyumas.