Muthu dan cobek

Muthu adalah alat memasak tradisional. Muthu digunakan sebagai alat penghalus bumbu masak. Biasnya muthu digunakan bersamaan dengan ciri/cowet. Muthu dapat terbuat dari kayu atau dari batu. Bentuk muthu baik muthu yang terbuat dari kayu maupun muthu yang terbuat dari batu bervariasi .Biasanya muthu yang terbuat dari kayu bentuknya lebih panjang dibadingkan  muthu yang terbuat dari batu. Begitu juga dengan beratnya, muthu yang terbuat dari kayu jelas lebih ringan daripada muthu yang terbuat dari batu.

Kita dapat dengan mudah menjumpai muthu didapur rumah kita. Karena hampir setiap kita memasak, kita membutuhkan alat tersebut. Kita dapat mengunakan muthu untuk menghaluskan bumbu-bumbu dapur seperti cabai rawit, bawang putih, bawang merah, merica, kunyit dan sebagainya. Kita juga mengunakan muthu untuk membuat sambal.

Jika dibandingkan cara penggunaannya, muthu yang terbuat dari batu lebih cepat untuk menghaluskan bumbu daripada muthu yang terbuat dari kayu. Namun, bumbu yang dihasilkan lebih higienis bumbu yang di haluskan menggunakan muthu yang terbuat dari kayu daripada bumbu yang dihaluskan menggunakan muthu yang terbuat dari batu. Karena biasanya muthu yang terbuat dari batu, batunya ikut terkikis sehigga tercampur kedalam bumbu.

Seiring dengan perkembangan zaman, sekarang ini keberadaan muthu mulai tergeser. Dikarenakan sekarang ini sudah banyak alat penghalus bumbu yang menggunakan listrik. Penggunaannyapun lebih mudah dan praktis daripada mengunakan muthu. Tenaga yang kita keluarkan juga lebih sedikit daripada saat kita menggunakan muthu.

Namun dari dulu hingga sekarang penulis tetap menggunakan muthu sebagai alat penghalus bumbu masak. Muthu tersebut adalah pemberian dari orang tua si penulis ketika penulis mempunyai rumah sendiri setelah menikah. Bahkan ketika muthu tersebut rusak, penulis meminta kepada orang tuanya untuk membuatkan muthu lagi.

Cara menggunakannya pun mudah, meski tak semudah ketika kita menghaluskan bumbu menggunakan alat penghalus bumbu listrik. Kita cukup memegang gagang muthu lalu kita tekan-tekan /uleg bumbu yang ditempatkan di ciri/cowet hingga halus. (Defi R/Cici C)

%d blogger menyukai ini: