Hujan deras yang mengguyur wilayah desa Dermaji dan sekitarnya mengakibatkan longsor terjadi di mana-mana. Seperti dikabarkan kemarin, selain longsor yang memutus akses jalan utama Citunggul-Dermaji, longsor juga terjadi di beberapa titik sepanjang jalan Pangkalan-Ciwaru yang sekarang dalam proses makadam dalam program MP3KI.

Dengan terjadinya  longsoran tanah di puluhan titik mengakibatkan material longsoran menutup sebagian badan jalan. Hal ini jelas mengganggu kelancaran proyek MP3KI yang direncanakan selesai dibulan Desember ini. Alat berat yang sudah sampai dislokasi pun belum bekerja secara maksimal dikarenakan masih ada bagian jalan yang belum tertutup batu. Selain terhambat akibat longsoran tanah, batu untuk makadam yang tertahan diwilayah Ciwaru masih cukup banyak dan belum bisa diangkut ke wilayah Citunggul, mengakibatkan progres dari proyek ini sedikit terlambat.

Nasikin, anggota Pokja MP3KI sudah melakukan berbagai alternatif tindakan agar proyek ini bisa cepat selesai. Salah satunya dengan pengerahan tenaga pemecah batu agar langsung kewilayah Ciwaru. “Karena jika batu sudah dalam bentuk pecahan kecil akan lebih mudah dibawa dan nantinya langsung ditata,”  lanjut Nasikin.

Titik longsor terbesar dan terberat ada di jalur wilayah RT 05 RW 05 Ciwalen yang nantinya memerlukan tenaga dan material ekstra. Hal inilah yang menjadikan progres dalam proyek MP3KI ini mengalami hambatan. Tapi dengan kebersamaan dan kegotong royongan warga masyarakat, kita yakin bahwa jalan Pangkalan-Ciwaru ini akan segera bisa dilewati kendaraan. (Yhon Ctgl)