Hamparan Lada Perdu yang ditanam petani Dermaji di kawasan hutan negara

Hamparan Lada Perdu yang ditanam petani Dermaji di kawasan hutan negara

LMDH Wana Aji Desa Dermaji dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bersepakat melakukan kerjasama pengembangan budidaya lada perdu. Ada 3 Kelompok Kerja (Pokja) LMDH yang menjadi sasaran  kerjasama, yaitu Pokja III, IV dan V.

Sebagai tindak lanjut kesepakatan, ketiga Pokja, sejak bulan Mei 2014 telah menyiapkan penyemaian untuk 60  ribu bibit lada. Selanjutnya bibit hasil persemaian itu, akan langsung ditanam di lahan-lahan garapan anggota LMDH di tanah kehutanan milik Perum Perhutani, setelah waktu 4-6 bulan.

Dalam kerjasama itu pihak Unsoed memberikan dukungan dana dan pengetahuan tentang bagaimana membudidayakan lada perdu. Sementara LMDH melakukan pengorganisasian serta melaksanakan kegiatan budidaya.

Ketua LMDH Wana Aji, Haryoto, mengatakan sangat menyambut baik kerjasama itu dan berharap pengembangan budidaya lada perdu dapat mendorong peningkatan pendapatan Anggota LMDH. Terlebih pada pertengahan tahun 2000 an, lada perdu pernah menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Dermaji. Bahkan Desa Dermaji pada kurun waktu itu, sering mendapat kunjungan kelompok tani dari luar daerah yang ingin studi banding melihat budidaya lada perdu, termasuk salah satunya dari wilayah Jember, Jawa Timur, lanjut Haryoto.

Sementara, Daryoto, Ketua Pokja IV LMDH Wana Aji, menegaskan bahwa bantuan dan dukungan dari Unsoed sangat bermanfaat bagi anggota LMDH. “Dengan bantuan dari Unsoed pertanian anggota LMDH bisa berkembang. Anggota juga menjadi termotivasi untuk terus mengembangkan usaha taninya”, ujar Daryoto.

0 Shares