Bapak Darmo Sukarto dengan Keris Wisanggeni

Keris, adalah benda pusaka jawa yang masih di sakralkan sampai dengan saat ini. Selain sebagai senjata, keris juga ada yang mempunyai tuah dan daya magis yang dahsyat. Perlu dingat bahwa ada berbagai macam mitos tentang kegunaan dan pantangan-pantangan yang harus diperhatikan oleh pemiliknya.

Salah satunya adalah Keris Wisanggeni yang konon usianya sudah ratusan tahun. Keris dengan panjang 35 Cm dengan ikal/lekuk 9 ini masih kelihatan eksotis dan kelihatan sakral. Keris Wisanggeni ini merupakan salah satu peninggalan Alm. Ny. Dasiwen warga Grumbul Karang Sengon Desa Dermaji yang konon juga berasal dari nenek moyangnya. Dan saat ini keris tersebut berada/dipegang oleh salah satu anaknya yaitu Bapak Darmo Sukarto yang beralamat di RT 001 RW 005 Citunggul.

Diyakini bahwa keris yang telah ada sejak jaman Belanda tersebut  mempunyai kekuatan magis, salah satunya sebagai “tolak bala”.

“Misalnya ada orang yang berniat jahat dan ketahuan, tinggal di tunjuk dengan keris tersebut, maka orang tersebut akan langsung mendapat celaka,” kata Darmo Sukarto pemegang keris tersebut.

Di jelaskan oleh Bapak Darmo Sukarto bahwa keris ini juga mempunyai perawatan khusus yang katanya tidaklah memberatkan  yaitu dengan memberikan minyak  wangi tertentu yang selalu di sandingkan didekat keris tersebut. Juga selalu dijamas setiap tanggal 1 Suro/Muharram. Dengan diturutinya “ubi rampe” tersebut sampai dengan saat ini keris masih dalam kondisi baik walau perawatan tidak selalu rutin. (Yhon Ctgl)