Penampilan seni teater oleh siswa siswi SD Negeri Dermaji pada acara Gelar Seni dalam rangka Perpisahan Mahasiswa KKN Unsoed di Pendopo Desa Dermaji

Penampilan seni teater oleh siswa siswi SD Negeri Dermaji pada acara Gelar Seni dalam rangka Perpisahan Mahasiswa KKN Unsoed di Pendopo Desa Dermaji

DERMAJI.DES.ID – Kemeriahan kembali dirasakan di Pendopo Darmokusumo Desa Dermaji Jumat malam (28/8/2015). Dengan panggung yang ditata secara sederhana, berbagai jenis kesenian ditampilkan. Ada teater, kenthongan, dan seni calung. Puluhan anak-anak dan orang dewasa terlibat dalam pagelaran yang diselenggarakan dalam rangka “Malam Perpisahan Mahasiswa KKN Unsoed” itu.

Pada kesempatan itu anak-anak sisw SD Negeri 1 dan 3 Dermaji menunjukkan kebolehannya dalam bermain seni peran. “Ini adalah kali kedua teater bonang pentas sejak didirikan pada awal tahun 2015”, ungkap Bayu Setyo Nugroho, Kepala Desa Dermaji. Teater bonang malam itu memainkan tiga laokn cerita sekaligus, yaitu keong mas, bawang merah dan bawang putih, serta cerita serigala dan kambing. Semua lakon cerita ditulis oleh Mahasiswa KKN Unsoed.

Gelak tawa penonton seringkali mampu memecah suasana dinginnya malam saat ada adegan-adegan yang dirasa lucu. Penonton juga tak jarang ikut memberikan “celetukan-celetukan”, sehinga suasana pagelaran menjadi lebih hidup.

Setelah penampilan teater, Kepala Desa Dermaji ikut memeriahkan suasana dengan menyanyikan sebuah lagu karya Iwan Fals yang berjudul “Yang Terlupakan”. Tak mau ketinggalan, tiga mahasiswi KKN Unsoed juga ikut menghangatkan suasana dengan menari lengger banyumasan. Musik calung untuk mengiringi tari lengger dimainkan oleh seniman Dermaji yang tergabung dalam paguyuban seni calung “Kencana Laras”.

Pada penghujung acara, grup kenthong bambu aji ikut menunjukkan kebolehannya menyanyikan empat buah lagu. Seni kenthongan adalah salah satu jenis musik tradisional yang terbuat dari bambu yang dimainkan oleh 5 sampai 50 orang. Seni kenthongan adalah salah satu aset kesenian yang dimiliki oleh Desa Dermaji.

Saat kenthongan mulai dimainkan, penonton banyak yang berdiri untuk ikut berjoget. Pada kesempatan itu, Kepala Dusun I, Heru Susanto ikut menyanyikan sebuah lagu yang cukup populer yang berjudul “Cinta Tak Terpisahkan”.

Selanjutnya pagelaran ditutup dengan pemutaran video kegiatan KKN, yang dibuat oleh Mahasiswa Unsoed. Tepat pukul 23.00 WIB acara selesai.