Pembukaan Festival Dermaji 2016

Bupati Banyumas, Achmad Husein membuka acara festival dengan pemukulan kenthongan

DERMAJI.DESA.ID – Festival Dermaji 2016 yang dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu (20-21/8) berlangsung sangat meriah. Ribuan orang begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka bukan hanya warga Desa Dermaji tetapi banyak juga yang berasal dari luar Dermaji. Ada dari Banten, Tasikmalaya, Ciamis, Majalengka, Bandung, Jakarta, Surabaya, Cilacap, Purwokerto.

Festival dibuka oleh Bupati Banyumas, Sabtu (20/8), yang ditandai dengan pemukulan kenthongan. Hadir pada acara pembukaan, Nyoman Shuida (Deputi VII Kemenko PMK), Sandra Hamid (The Asia Foundation), Kepala Bappeda Kabupaten Banyumas, Kabid Kebudayaan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Camat Lumbir, Danramil Lumbir, Kapolsek Lumbir dan tamu undangan yang lain. Pembukaan dilakukan di Pendopo Darmokusumo Desa Dermaji.

Dalam sambutan pembukaannya, Bupati menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Desa Dermaji perlu dicontoh oleh desa lainnya. Bupati juga mengharapkan kepada Kepala Desa Dermaji agar menularkan semangat yang ada di Desa Dermaji ke desa-desa lainnya.

Pementasan tari massal, tari guregah

Pementasan tari massal, tari gumregah

Selain Bupati Banyumas, Nyoman Shuida, Deputi VII Kemenko PMK juga berkesempatan memberikan sambutan. Nyoman menyampaikan bahwa semangat yang ditunjukkan oleh warga Desa Dermaji merupakan wujud nyata dari implementasi Undang-undang Desa.

Setelah pembukaan, Bupati dan tamu undangan menyaksikan koleksi museum naladipa dan melihat produk-produk warga Dermaji yang dipamerkan pada acara festival. Ada produk kuliner dan kerajinan tangan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan saresehan budaya, ekonomi, dan teknologi yang menghadirkan narasumber Ahmad Tohari (Budayawan), Budiman Sudjatmiko (Anggota DPR RI), Septriana Tangkary (Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo), dan Sigit Widodo (Direktur Operasional PANDI). Saresehan dilakukan di Pendopo Darmokusumo.

Pada waktu yang bersamaan dengan saresehan, dilakukan juga workhsop mendongeng bagi guru PAUD. Workhsop diikuti oleh lebih dari 30 orang guru PAUD dan dilaksanakan di wisma PKK. Bertindak sebagai narasumber workhsop, tim dari komunitas Ayo Dongeng Indonesia.

Memasuki hari minggu (21/8), acara dilanjutkan dengan festival kambing dan festival dongeng anak. Festival kambing dilakukan di komplek lapangan bola voley kedawung. Sedangkan untuk festival dongeng anak dilakukan di Pendopo Darmokusumo.

Festival kambing diikuti oleh lebih dari 40 peserta. Ada 33 ekor kambing jantan dan 12 ekor kambing betina yang mengikuti festival. Dalam festival kambing ini, diambil masing-masing 3 juara, untuk kategori jantan dan betina. Jurinya diambil dari orang-orang yang sudah sangat berpengalaman serta profesional dalam budidaya ternak kambing.

Untuk festival dongeng diikuti oleh lebih dari 50 anak PAUD dan SD. Narasumbernya, tim dari komunitas Ayo Dongeng Indonesia. Anak-anak nampak sangat antusias mengikuti seluruh cerita.

Selanjutnya, sebagai puncak acara digelar tarian massal yang melibatkan anak-anak sampai orang dewasa. Ratusan warga hadir ikut menyaksikan tarian tersebut. Tarian digelar di depan Masjid Baiturrohman Desa Dermaji.