Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah pada tahun anggaran 2014 ini mengalokasikan bantuan keuangan untuk pembangunan infrastruktur kepada seluruh desa di Jawa Tengah. Besarnya bantuan keuangan yaitu, 100 juta untuk desa dengan kategori miskin tinggi, 60 juta untuk desa dengan kategori miskin sedang dan 40 juta untuk desa dengan kategori miskin rendah. Jumlah total bantuan sebesar 435,32 milyar rupiah. Hal itu dijelaskan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melalui video conference dengan para Kepala Desa se eks-Karesidenan Banyumas dalam suatu acara yang bertajuk “Sosialisasi Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa” yang dilaksanakan pada hari Jumat (7/2/2014).

Pemberian bantuan keuangan dilakukan dalam rangka mendukung Visi Jawa Tengah yaitu, “Jawa Tengah Berdikari”. Pemberian bantuan keuangan bersifat stimulan. Adapun maksudnya adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam percepatan pembangunan perdesaan guna kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan tujuannya adalah untuk mendukung terwujudnya proses perencanaan dan pembangunan partisipatif masyarakat dengan semangat gotong royong; meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam kegiatan pembangunan serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian desa. Gubernur menegaskan bahwa tahun 2014 sebagai tahun infrastruktur.

Untuk Desa Dermaji sendiri, sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 411.2/4 Tahun 2014, mendapatkan alokasi bantuan sebesar 60 juta rupiah. Desa Dermaji masuk dalam kategori desa dengan kemiskinan sedang. Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho, mengatakan bahwa bantuan keuangan dari Pemprov Jateng tersebut akan dimanfaatkan untuk rehab jalan Dermaji-Citunggul. Hal ini sesuai dengan skala prioritas desa yang telah tercantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) yang disusun melalui Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Bayu menambahkan bahwa jalan Dermaji-Citunggul memang sudah waktunya untuk diperbaiki, sebab kerusakannya sudah cukup parah. Apalagi keberadaan jalan tersebut sangat penting, menjadi jalur ekonomi yang utama, khususnya bagi masyarakat di wilayah Dusun II. Bayu berharap dengan adanya bantuan keuangan dari Pemprov Jateng untuk pembangunan infrastruktur dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sehingga Visi Desa Dermaji, yakni “Menjadi Desa Mandiri dan Sejahtera”, bisa segera terwujud.

0 Shares