DERMAJI.DESA.ID – Desa Demit (Desa Dermaji Melek Informasi dan Teknologi) menjadi salah satu inovasi yang masuk ke dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019. Informasi itu tertuang dalam Pengumuman yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) Nomor B/163/PP.00.05/2019, tanggal 21 Mei 2019, tentang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019.

Deputi Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Diah Natalisa, pada acara rapat koordinasi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan di lantai 1 kantor Kementerian PANRB, pada Rabu (12/6/2019) menyampaikan selamat kepada para pemenang yang masuk ke Top 99.

“Kami sampaikan selamat kepada para pemenang yang masuk ke Top 99 dan kami sangat mengapresiasi kerja keras para inovator”, jelas Natalisa.

Natalisa melanjutkan, di tahun 2019 ada peningkatan jumlah proposal yang terdaftar dalam sistem Sinovik untuk mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP), dari 2.824 pada tahun 2018, menjadi 3.156 di tahun 2019.

Selain itu, di tahun 2019 ini juga ada beberapa kejutan. Beberapa lembaga dan Pemerintah Daerah, yang sebelumnya belum pernah mengikuti KIPP, begitu ikut pada tahun ini langsung bisa masuk ke Top 99. Lembaga dan Pemerintah Daerah tersebut yaitu, Kementerian Dalam Negeri, Lembaga Administrasi Negara, Provinsi Kalimatan Utara, Provinsi Kepulauan Riau, Kota Ambon, dan Kabupaten Banyumas.

Natalisa menambahkan, untuk tahun 2019, inovasi pelayanan publik dari wilayah Provinsi Jawa Tengah, yang paling banyak masuk ke dalam Top 99.

KIPP merupakan salah satu strategi yang dilakukan Kementerian PANRB untuk mengakselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia. KIPP pertama kali diselenggarakan pada tahun 2014. Pada tahun ini masuk ke kompetisi ke enam.

Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho, hadir berasama inovator lain dari Banyumas yang sama-sama masuk ke Top 99, didampingi Asisten Administrasi Setda Kabupaten Banyumas, Nugroho Purwohadi.

0 Shares