Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho berfoto bersama pengurus Kelompok Ternak Wana Aji dan Para Penerima Hibah Ternak di komplek kandang ternak kambing Wana Aji

Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho berfoto bersama pengurus Kelompok Ternak Wana Aji dan Para Penerima Hibah Ternak di komplek kandang ternak kambing Wana Aji

Kelompok Tani Ternak Wana Aji Desa Dermaji, Senin, (4/2/2013), memberikan hibah ternak kambing kepada Kelompok-kelompok Kerja  Lembaga Masyarakat Desa Hutan (Pokja LMDH) sewilayah Desa Dermaji. Ada 12 ekor kambing betina yang diserahkan kepada 8 (delapan) Pokja LMDH. Penyerahan hibah ternak kambing dilakukan oleh ketua kelompok, Naris yang disaksikan Kepala Desa Dermaji, Bayu Setyo Nugroho. Penyerahan hibah ternak kambing dilakukan di komplek kandang kambing milik Kelompok Tani Ternak Wana Aji .

Kelompok Tani Ternak Wana Aji berdiri pada 16 Juli 2009 dengan jumlah anggota sebanyak 22 orang. Pada bulan Desember 2009, Kelompok Tani Ternak Aji mendapat dana bantuan Pemerintah untukpengembangan ternak kambing melalui Program Sarjana Membangun Desa (SMD). Pada awalnya, Kelompok Tani Ternak Wana Aji memelihara 44 ekor kambing betina dan 44 ekor jantan dengan jenis kambing Peranakan Etawa . Sementara untuk pejantan ada 2 ekor dengan jenis kambing Etawa.

Perkembangan ternak kambing yang dikelola Kelompok Tani Ternak Wana Aji cukup baik. Untuk jenis kambing betina, dalam jangka waktu sekitar 2 tahun, sudah berkembang menjadi 150 ekor lebih. Sementara untuk jenis kambing jantan, kelompok sudah menjualnya beberapa kali dan dari hasil penjualan tersebut dibelikan lagi kambing bakalan dan sisa keuntunggannya diberikan untuk anggota.

Dalam sambutannya, Bayu berharap, pengelolan ternak kambing dengan sistem kelompok bisa terus dikembangkan sehingga dapat mempercepat penguatan ekonomi masyarakat. Terlebih, lanjut Bayu, Desa Dermaji punya program mewujudkan kampung ternak. Melalui program ini diharapkan ternak kambing tidak hanya sekedar menjadi usaha sampingan masyarakat tetapi bisa ditingkatkan menjadi industri ternak.