image

DERMAJI.DESA.ID – Desa Dermaji akan mengirimkan lima orang perwakilan untuk mengikuti workhsop desa inklusi. Workhsop dilaksanakan di Hotel Queen Garden Baturaden, selama dua hari (27-28/5/2016).

Kelima orang perwakilan yang akan mengikuti workshop, yaitu Supriyanto (Perangkat Desa), Wiji Setya Utami (Perangkat Desa), Yuli Setyana (BPD), Galih Widhi Pamuji (Kader Pembangunan Desa), dan Herlina Puji Prasetya (Kader Perempuan).

Kegiatan workhsop diselenggarakan atas kerjasama Gerakan Desa Membangun, Gedhe Foundation, dan The Wahid Institute.

Direktur Gedhe Foundation, Yossy Suparyo mengatakan Desa Inklusi merupakan gagasan yang didorong oleh pemerintahan Jokowi-JK.

“UU No. 6 tahun 2014 secara jelas menyebut perihal Desa Inklusi. Pengaturan desa bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik bagi warga masyarakat desa dan meningkatkan ketahanan sosial budaya masyarakat desa guna mewujudkan masyarakat desa yang mampu memelihara kesatuan sosial”, jelas Yossy.

Tujuan dari workhsop itu sendiri lanjut Yossy adalah, pertama, desa mengetahui prinsip-prinsip inklusi serta teori-teori yang dapat diterapkan dalam pembuatan peraturan dan kebijakan di desa.

Kedua, desa mampu menerapkan prinsip perdamaian dan toleransi di kalangan masyarakat pedesaan sebagai wujud penerapan prinsip inklusivisme.

Ketiga, desa mampu mengembangkan lingkungan bermasyarakat yang terbuka, toleransi dan nondiskriminatif.